Jumat, 11 Desember 2015

Cegah Kehamilan Dengan Senggama Terputus

www.pokersakti.com



POKERSAKTI.com - Hubungan seksual bersama istri dapat nikmati hampir setiap hari, bahkan pada saat istri sedang menstruasi pun hubungan seks tetap berlangsung. "Tanpa si suami mengenakan kondom". Apakah hubungan tersebut berbahaya atau kemungkinan istrinya akan hamil?

POKERSAKTI.com - Hubungan seksual pada saat menstruasi, tidak ada alasan dan bukti ilmiah bahwa dapat menimbulkan akibat buruk. Larangan melakukan hubungan seksual pada saat menstruasi didasarkan atas informasi yang salah, bahwa darah haid adalah darah kotor. Padahal sebenarnya darah haid atau menstruasi itu merupakan suatu peristiwa normal dan fisiologis. Artinya peristiwa menstruasi terjadi dalam keadaan fungsi tubuh yang normal dan sehat dan peristiwa ini terjadi karena adanya keseimbangan pada fungsi seksual dan reproduksi, selain itu juga karena alasan estetika dan nilai moral.

POKERSAKTI.com - Alasan yang di cari - cari sebagai pembenaran untuk mendukung larangan itu, tidak pernah terbukti secara ilmiah. Dengan cara mengamati dan mengikuti hampir 200 pasangan suami - istri mengaku bahwa mereka bisa melakukan hubungan seksual pada saat menstruasi dan hasilnya tidak ada akibat buruk yang mereka alami. Baik di pihak istri maupun suami. Mereka merasa sehat, mempunyai anak dan tidak mengalami gangguan apapun yang dikaitkan dengan menstruasi.

POKERSAKTI.com - Sedangkan mengenai sperma yang keluar di dalam vagina ketika melakukan hubungan seksual pada saat menstruasi, juga tidak akan menimbulkan akibat apa pun. Pembuahan tidak mungkin terjadi pada saat menstruasi terjadi karena tidak ada pembuahan atau kehamilan. Artinya anda tidak perlu khawatir terjadi kehamilan.Survei Demographi dan Kesehatan Indonesia tahun 2002-2003 menunjukkan bahwa penggunanaan cara KB dan mencegah kehamilan dengan senggama terputus cukup banyak mencapai 1,5 persen. Hal ini menarik karena cara KB ini meningkat 0.4 persen dibandingkan pada tahun 1997 yang mencapai 1,1 persen. Untuk itu dengan ini kami sampaikan tentang hal-hal yang menyangkut senggama terputus.

Senggama terputus adalah metode keluarga berencana tradisional, dimana pria mengeluarkan alat kelaminnya (penis) dari vagina sebelum pria mencapai ejakulasi.

Cara Kerja

Alat kelamin (penis) dikeluarkan sebelum ejakulasi sehingga sperma tidak masuk ke dalam vagina sehingga kehamilan dapat dicegah.

Manfaat Kontrasepsi

Efektif bila digunakan dengan benar
Tidak mengganggu produksi ASI ·
Dapat digunakan sebagai pendukung metode KB lainnya
Tidak Ada efek samping ·
Dapat digunakan setiap waktu
Tidak membutuhkan biaya Non Kontrasepsi
Meningkatkan keterlibatan pria dalam keluarga berencana
Untuk pasangan memungkinkan hubungan lebih dekat dan pengertian yang sangat dalam.
Keterbatasan ·

Efektifitas bergantung pada kesediaan pasangan untuk melakukan senggama terputus setiap melaksanakannya (angka kegagalan 4 – 18 kehamilan per 100 perempuan per tahun). Efektifitas akan jauh menurun apabila sperma dalam 24 jam sejak ejakulasi masih melekat pada penis. Memutus kenikmatan dalam berhubungan seksual.

Cocok untuk :

Pria yang ingin berpartisipasi aktif dalam keluarga berencana
Pasangan yang tidak ingin memakai metode KB lainnya
Pasangan yang memerlukan kontrasepsi dengan segera
Pasangan yang memerlukan metode sementara, sambil menunggu metode yang lainnya
Pasangan yang memerlukan metode pendukung
Pasangan yang melakukan hubungan seksual tidak teratur.

Tidak Cocok untuk :

Pria dengan pengalaman ejakulasi dini
Pria yang sulit melakukan sanggama terputus
Pria yang memiliki kelainan fisik atau psikologis ·
Perempuan yang mempunyai pasangan yang sulit bekerja sama
Pasangan yang kurang dapat saling berkomunikasi
Pasangan yang tidak bersedia melakukan sanggama terputus.

Hal-hal yang perlu di perhatikan ·

Meningkatkan kerja sama dan membangun saling pengertian sebelum melakukan hubungan seksual dan pasangan harus mendiskusikan dan menyepakati penggunaan metode sanggama terputus.

POKERSATI.com - Sebelum berhubungan pria terlebih dahulu mengosongkan kandung kemih dan membersihkan ujung penis untuk menghilangkan sperma dari ejakulasi sebelumnya. Apabila merasa akan ejakulasi, pria segera mengeluarkan penisnya dari vagina pasangannya dan mengeluarkan sperma di luar vagina. Pastikan pria tidak terlambat melaksanakannya. Tidak dianjurkan pada masa subur wanita.

0 komentar:

Posting Komentar